tersederhana, disebut keyakinan

Aku percaya yang aku mampu.
Melupakan semua kisah silam
Yang terlalu pahit untuk disimpan,
Yang terlalu sedih untuk ditangisi,
Dan terlalu jahil untuk diakui.
Walaupun tersimpan di ruang paling dalam,
Walaupun kerapkali menerjah di ingatan,
Segera aku berbisik.
Bahawa aku yakin!
Aku percaya Allah akan membantuku,
Menyembuhkanku perlahan-
lahan,
Hingga tidak sedikitpun hati ini terkesan pada luka-luka semalam.
Hingga jiwa sedikitpun tak tergugat pada kata-kata orang,
Agar bibir mudah tersenyum secerah mentari di waktu siang,
Agar hati lebih tenang seterang bintang di waktu malam.
Agar hati mudah berpihak pada PENCIPTA.
Aku yakin begitu.

(penulisbuta)

image

https://mobile.twitter.com/puszarista

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 1,862 hits
%d bloggers like this: